Anggota Taliban Datangi Bank di Afghanistan. Paksa Karyawan Wanita Berhenti Bekerja

Radar Nusantara

Anggota Taliban dilaporkan mendatangi sejumlah bank di Afghanistan, di mana mereka memaksa karyawan wanita untuk berhenti bekerja. Insiden ini merupakan tanda awal bahwa beberapa hak yang dimenangkan oleh wanita Afghanistan 20 tahun lalu saat pemerintahan Taliban runtuh, dapat hilang jika kelompok itu kembali berkuasa.

Di bawah interpretasi ketat kelompok hukum Islam, perempuan tidak bisa bekerja, anak perempuan tidak diizinkan untuk bersekolah dan perempuan harus menutupi wajah mereka dan ditemani oleh kerabat laki-laki jika mereka ingin keluar dari rumah mereka.

BACA JUGA : Studi Terbaru: Vaksin COVID-19 Efektif Mencegah Perawatan dan Kematian

Wanita yang melanggar aturan terkadang mengalami penghinaan dan pemukulan di depan umum oleh polisi agama Taliban.

Pada awal Juli, ketika Taliban mulai merebut wilayah dari pasukan pemerintah di Afghanistan, anggota dari kelompok itu masuk ke kantor Azizi Bank di Kandahar dan memerintahkan sembilan wanita yang bekerja di sana untuk pulang.

Orang-orang bersenjata itu mengawal para wanita itu ke rumah mereka dan menyuruh mereka untuk tidak kembali bekerja. Sebaliknya, para anggota Taliban menjelaskan bahwa kerabat laki-laki dapat menggantikan posisi mereka.

BACA JUGA : Para Pemimpin Negara ASEAN Bertemu Bahas Situasi di Myanmar

Rekomendasi :

Membangun Keyakinan Diri Menjadi Orang Sukses

Mengubah Cara Berfikir Menjadi Orang Kaya

Memahami Peta Kuangan Orang Kaya

[metaslider id=1886 cssclass=””]

Sumber : international,sindonews,com/read/510352/

Radar Nusantara

Informasi cepat, Akurat, Situs jual beli

https://www.radarnusantara.id