Dua Jas Kusut Gus Dur

Radar Nusantara


.
Sebagai tokoh nasionalis yang terkenal dengan kepemimpinannya, Gus Dur merupakan sosok yang sederhana. Kesederhaan beliau pun diceritakan oleh salah satu staf kepresidenan RI pada periodenya yakni, Priyo Sambadha.
.
Saat itu, Gus Dur diagendakan melakukan sesi foto kepresidenan untuk foto yang akan dipajang di sekolah maupun kantor di samping kiri kanan Garuda Pancasila.
.
Staf kepresidenan RI harus menyiapkan segala persiapan foto kepresidenan Gus Dur selama 3 hari lamanya. Setelah siap, maka Gus Dur akan difoto di salah satu ruangan di Wisma Negara komplek Istana Kepresidenan.

Saat Presiden Gus Dur Dilengserkan secara Politis

Setelah semuanya siap, beliau dipersilakan duduk untuk berfoto. Beberapa kali staf kepresidenan mengarahkan pose dan mengabadikan foto kepresidenan Gus Dur. Namun setelah dilihat hasilnya, tampak jas beliau kurang rapi dan terlihat kusut. Jas tersebut memang bukan jas baru dan Gus Dur hanya memiliki dua buah jas yang kusut.
.
“Saat itu jas pribadi beliau hanya 2 lembar. Keduanya kusut karena memang bukan jas baru dan bukan jas hasil jahitan taylor mahal pasar baru atau kota. Sepertinya dari taylor tanah abang. Bayangkan. Presiden RI dg 230 juta rakyat, jasnya hanya 2 lembar! Bukan Boss atau Versace.” tulis Priyo Sambadha
.
Akhirnya, solusi dari permasalahan di atas adalah jas tersebut harus disetrika. Namun, Gus Dur harus menunggu jasnya disetrika terlebih dahulu.
.

GUS MUS : BANYAK YANG PAMER KEBODOHAN KARENA GAK MAU NGAJI

“Saat itu dengan enteng Pres Gus Dur setuju bahwa jasnya harus disetrika dulu krn ketika kita cek, jas satu lagi yang dimiliki beliau tidak lebih rapi dari yang dikenakan beliau. Beliau dg ikhlas ‘menerima nasib’ harus menunggu untuk beberapa saat. Wajah beliau biasa saja. Datar.” ujar Priyo
.
Butuh waktu agar staf istana kepresidenan mendapatkan setrika. Selama menunggu, Gus Dur terlihat sangat santai dengan mengobrol dengan anaknya yang ikut mendampingi, Yenny Wahid.
.
“Saya lirik lagi wajah Bapak Presiden. Masih nyantai aja. Gak ada sama sekali kesan jengkel walaupun staf istana jelas2 amat sangat tidak bermutu. Padahal kalo saja saya presidennya, pasti seluruh staf istana ini akan saya hukum nguras samudra Indonesia.” ungkapnya

Radar Nusantara

Informasi cepat, Akurat, Situs jual beli

https://www.radarnusantara.id