KERUNTUHNYA EKONOMI KAPITALIS LIBERAL DAN KEBANGKITAN EKONOMI SOSIALISME.

Radar Nusantara

Yoshihira Francis Fukuyama adalah ilmuwan politik,ekonomi politik penulis di Amerika Serikat,Fukuyama dikenal karena bukunya,THE END OF HISTORY AND THE LAST MAN tahun 1992 setelah berakhirnya Perang dingin.

Francis Fukuyama menyampaikan bahwa sejarah telah berakhir dengan kemenangan mutlak kapitalis liberal Amerika Serikat.

Kemudian menyampaikan teori bahwa,masa depan dunia akan terbentuk dengan prinsip pasar bebas,demokrasi liberal /barat dan secara mutlak akan diadopsi negara berkembang untuk menjadi maju dan modern.

BACA JUGA : Buka Pertemuan Pendahuluan B20. Presiden Jokowi Harapkan Kontribusi B20 Percepat Transformasi Energi

Apalagi pencapaian akhir negara berkembang menjadi maju dan modern akan sama seperti AS,maka dunia akan semakin terbaratkan.

Apa yg ditulis dan diteorikan oleh Francis Fukuyama setelah 3 dekade tidak ada yg terbukti karena tidak ada satu negara pun yg mengadopsi Demokrasi kapitalis yg menjadi maju dan sejahtera rakyatnya.

Karena pada dasarnya Demokrasi barat/liberal hanya membuat kegaduhan dan instabilitas politik dan kapitalis liberal hanya melahirkan kesenjangan sosial dan anti pemerataan,dan justru tidak menghargai hak2 azazi manusia(HAM).

Hal ini telah disampaikan oleh DUA EKONOM PEMENANG NOBEL YAITU PAUL KRUGMAN DAN JOSEPH STIGLITZ secara gamblang dalam berbagai kesempatan menyatakan bahwa sistim kapitalis-liberal bermasalah dan AS perlu segera beralih ke state -Led ekonomi sosialis dimana peran pemerintah lebih dominan.

Sedangkan JOSEPH STIGLITZ Profesor ekonomi (Columbia University) mengemukakan unregulated laissez Faire capitalism menciptakan ketimpangan sosial yg sangat lebar dan mendalam.

BACA JUGA : Ketua DPD RI Minta Pemerintah Jaga Ekonomi Sektor Informal

STIGLITZ menunjukkan bahwa hanya 1% penduduk AS yg menikmati hampir seluruh kekayaan dari seluruh kekayaan yg tercipta oleh kapitalis liberal AS.

Sedangkan tingkat kemiskinan di AS sebelum pandemi covid -19 sudah mencapai 14,6% dan karena kegagalan dalam menangani pandemi covid 19 kemiskinan meningkat pada angka 16,6%, walaupun berbagai stimulus telah diluncurkan.

Kondisi ini akan menyebabkan krisis ekonomi yg berkepanjangan dan berdampak pada kinerja ekonomi negara.

Ketimpangan sosial adalah faktor yg paling menghambat bagi kinerja ekonomi dan stabilitas sosial politik,Bom waktu yg sewaktu waktu akan meledak.

Saat ini AS mengalami Depresi ekonomi,kondisi ini membuat ekonomi AS semakin terpuruk,sehingga berakibat buruk bagi rakyat AS daripada kejadian depresi 1930 an.

Akibat fatalnya adalah Negara AS akan terpecah pecah menjadi puluhan negara seperti diEropa,seperti keruntuhan Uni Soviet padahl tahun 1991.

BACA JUGA : Presiden Jokowi Dorong Investasi pada Ekonomi Digital Indonesia yang Berkembang Pesat

Akibat defisit APBN yg berat,sehingga terjadi depressi ekonomi karena membiayai perang Afganistan hingga 10 tahun tak selesai -selesai.

Kebangkrutan finasial Uni Soviet saat itu membuat pemerintah pusat di Kremlin tidak bisa mensubsidi semua negara satelitnya,akhirnya mereka memisahkan diri dan masing2 menjadi negara merdeka terlepas dari Kremlin.( terpecah menjadi 15 negara merdeka).

Kebangkitan SOSIALISME ditandai dengan kebangkitan Ras kuning dari timur Tiongkok sebagai kekuatan global yg mengalami pertumbuhan ekonomi yg mencengangkan dunia dalam beberapa dekade ini,yg telah mengeser hegemoni AS yg selalu mempromosikan kapitalis liberal.

Kisah sukses HUA -WEI dari perusahaan swasta yg tumbuh besar men-global dalam sosialis Tiongkok dan mendapat dana dari bank pemerintah Tiongkok.

Kisah semacam ini sebenarnya jamak bagi sebuah negara yg sedang berkembang di Asia yg mencoba adopsi kapitalis liberal seperti Thosiba di Jepang tahun 1980 an dan juga para chaebol dikorea yg menjadi besar karena dukungan kredit dari bank -bank pemerintah.

BACA JUGA : Presiden Jokowi: Lompatan Transformasi Ekonomi Indonesia Dimulai Dari Sini

Namun khusus HUA WEI yg tumbuh dari sosialis Tiongkok yg dalam konsep umum sosialisme adalah anti terhadap inisiatif kewira-usahaan atau bisnis swasta seperti HUA WEI.

Dengan sukses HUA WEI adalah pembuktian bahwa sosialisme Tiongkok menghargai dan mendukung inovasi sektor swasta,ini jauh berbeda dengan kapitalis liberal yg justru sangat anti pemerataan yg telah dibukti dari penelitian Stiglitz.

Dan bagaimana dapat dijelaskan kepada rakyat AS dan masyarakat dunia,bahwa sistim sosialisme Tiongkok berhasil menghapuskan kemiskinan dari 1,4 milyard rakyat nya, sedangkan AS sendiri semakin bertambah angka kemiskinan.

Bagaimana dapat dijelaskan bahwa mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi dan layanan kesehatan dapat dinikmati kaum miskim di Tiongkok,

Padahal Di AS sendiri dan negara2 berkembang yg pro kapitalis liberal ,kelompok menengah kebawah mengalami kesulitan menikmati pendidikan tinggi dan layanan kesehatan yg baik karena semuanya harus bayar sendiri dengan harga yg mahal.

Bagaimana dengan pengalaman Afrika,dimana Afrika melihat Tiongkok sebagai model pembangunan alternatif setelah puluhan tahun mengikuti model pembangunan Barat,tanpa hasil prestasi pembangunan yg jelas.
Lihat, Dambisa Moyo : Is China the New idol for emerging economies”on you tube.

BACA JUGA : Aktivitas Ekonomi Kembali Normal, Presiden: Waspada Ketidakpastian Global

Hasilnya setelah Afrika beralih ke model pembangunan Tiongkok,saat ini Afrika mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat.

Inilah kekhawatiran AS dan Inggris yg paling mendalam adalah jika model pembangunan Sosialisme menjadi populer serta menjadi alternatif bagi negara-negara berkembang.

Maka model pembangunan kapitalisme-liberal yg didukung dan menguntungkan AS sebagai kapitalis global ditinggalkan.

Oleh karena nya Elite politik As /Inggris perlu mengerakkan mesin Propaganda untuk merangkai cerita hoax – hoax,fitnahan untuk anti Tiongkok,tujuan nya supaya mereka rakyatnya dan masyarakat dunia, tetap yakin dan tidak memiliki alternatif lain terkecuali kapitalis liberal model AS.

Namun nampak nya mesin propaganda ini tidak efektif karena para ekspat AS yg tinggal di Tiongkok dan kembali ke AS membawa berita yg positif tentang pembangunan di Tiongkok.

Demikian para juga turis AS yg berkunjung keTiongkok rata rata kembali dengan berita yg positif tentangp Tiongkok.

BACA JUGA : Kepala BRIN: BRIN Akan Berupaya Berikan Dampak Ekonomi dari Sektor Iptek

Tetapi pada psyche AS dan Inggris,Sang Colonial Master yg resah dan gelisah tidak dapat menerima bangsa kulit berwarna memiliki sistim politik yg berbeda dan lebih baik untuk ikut bermain di panggung dunia global.

Karena sudah ratusan tahun kapitalis liberal AS/Inggris meng- bohongi dunia,menjajah,menjarah dan memperkosa bumi,meng propaganda dunia untuk Anti Sosialis -Marxisme.

Namun AS /Inggris sudah tidak akan mampu lagi untuk membendung kebangkitan sistim sosialisme karena memang terbukti jauh lebih baik,lebih unggul,lebih manusiawi dan damai.

Sehingga keruntuhan kapitalis liberal adalah pasti,dan dunia akan lebih harmoni dengan sistim Sosialisme,lebih menghargai hak-hak asasi munusia yg akan di usung Tiongkok sebagai bangsa peradapan untuk keharmonian dan perdamaian dunia.

BACA JUGA : Selamat tinggal Ekonomi Digital….. Selamat Datang Ekonomi Metaverse !!

THE END OF STORY,
SETELAH BERAKHIRNYA PERANG DAGANG TIONGKOK VS AS,
SEJARAH TELAH BERAKHIR DENGAN KEMENANGAN MUTLAK SOSIALISME TIONGKOK ATAS KAPITALIS LIBERAL AS.

Oleh : Candra Suwono

2 thoughts on “KERUNTUHNYA EKONOMI KAPITALIS LIBERAL DAN KEBANGKITAN EKONOMI SOSIALISME.