MODUS MUDIK GRATIS

Radar Nusantara

Oleh : Zeng Wei Jian

Radar Nusantara – Ingat kata Sun Tzu: All warfare is based on deception. Timses Anies Baswedan membuka serangan. Mudik gratis. Hold out baits to entice the enemy. Foto dua nyonya mudik pake kaos “Anies Presiden” dirilis.

Public dipancing bereaksi. Muak, marah, jijik. Program Pemprove dijadikan panggung kampanye Anies Baswedan.

“Taktik Anies” seret Timses Ganjar Pranowo tampil. Kontras. Anies Baswedan dinilai ngga setulus Ganjar Pranowo.

Muncul ekses negatif. Kumparan mengabarkan budget yang dipakai Anies Baswedan sebesar 14 milyar. Anggaran sewa EO seremoni gunting pita dan lepas pemudik sebesar 3.9 milyar. Cuan gede cink.

Lalu beredar video Anies Baswedan membagikan benda terlipat dalam kantong plastik. Persepsi haters sudah dikondisikan dengan foto 2 nyonya pake kaos “Anies Presiden”.

BACA JUGA : CIA SUDAH OPERASI

Publik langsung melihat Anies Baswedan sedang bagi-bagi Kaos Kampanye. Seorang antek dijadikan figuran pake kaos yang sama. Fungsinya memantapkan persepsi public yang sudah terkondisikan emosinya.

Sehari hingar-bingar. Caci maki dibiarkan. Lalu herder TGUPP Anies Baswedan dilepas. Mengklarifikasi bahwa yang dibagi-bagikan Anies Baswedan cuma tissue dan masker. Bukan kaos. Target sukses. Anies Baswedan dizolimi dengan fitnah.

Demikianlah modus operandi taktik Timses Anies. Siapa yang potret 2 nyonya pemudik & kameramen video mestinya “orang sendiri”. Pengedar trigger foto & video pun tim yang sama. Public yang dianggap musuh dipancing marah & nyerang. Lalu dinyatakan keliru. Sedih. Lantas balik Pro Anies. Tim cyber BIN pasti bisa ditek permainan kotor.