PT Sentul City Tbk. mengancam akan membongkar rumah aktivis Rocky Gerung di Blok 026 Kampung Gunung Batu RT 02 RW 11 Kelurahan Bojong Koneng. Kecamatan Babakan Madang. Kabupaten Bogor.

Radar Nusantara

Haris Azhar selaku pendamping hukum Rocky menyatakan, PT Sentul City memberikan waktu 7×24 jam kepada Rocky untuk pembongkaran.

Memberikan waktu 7×24 jam apabila tidak membongkar dan mengosongkan maka akan meminta bantuan Satuan Polisi Pamong praja untuk merobohkan dan menertibkan bangunan-bangunan,” kata advokat Lokataru ini saat dihubungi, Rabu, 8 September 2021.
Ancaman itu tertuang dalam surat somasi PT Sentul City terhadap Rocky. Total ada dua surat somasi yang dikirimkan terpisah pada 28 Juli dan 6 Agustus tahun ini.

BACA JUGA : Era Industri 4.0 Dikhawatirkan Menggerus Nilai-Nilai Kemanusiaan

Menurut Haris Azhar, ada tiga poin yang dipaparkan dalam surat somasi. Pertama, memperingatkan Rocky bahwa PT Sentul City pemilik sah tanah seluas 800 meter persegi di Kampung Gunung Batu RT 02 RW 11 Kelurahan Bojong Koneng. PT Sentul City mengakui tanah tersebut bermodalkan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) Nomor 2411 dan 2412.

Poin kedua bahwa akan ada tindakan tegas atas dugaan tindak pidana jika Rocky memasuki wilayah tersebut. PT Sentul City mengacu pada pasal 167, 170, dan 385 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara.

Poin ketiga soal ancaman merobohkan bangunan dengan meminta bantuan Satpol PP jika Rocky tak segera mengosongkan huniannya.

Haris mengutarakan, kliennya membeli tanah di Kampung Gunung Batu RT 02 RW 11 Kelurahan Bojong Koneng pada 2009. Penguasa tanah fisik sebelumnya, lanjut dia, mengantongi surat garapan.

Rekomendasi :

Mengubah Cara Berfikir Menjadi Orang Kaya

Membangun Keyakinan Diri Menjadi Orang Sukses

Memahami Peta Kuangan Orang Kaya

[metaslider id=1886 cssclass=””]
Radar Nusantara

Informasi cepat, Akurat, Situs jual beli

https://www.radarnusantara.id